By DR. Aji Hoesodo
Menarik untuk disimak pesan Rasululah saw yang mengatakan “ Istafti Qalbak, mintalah fatwa pada hatimu “
Kebaikan adalah sesuatu yang membuat hatimu tenang dan keburukan adalah sesuatu yang membuat hatimu gelisah “ jadi disini hati menjadi tempat bertanya bagi kita kala harus memutuskan sesuatu yang penting. Hati sebagai sumber cahaya batiniah, inspirasi, kreativitas dan belas kasih.
Dalam hadis lain disebutkan bahwa kualitas seseorang ditentukan hati pula “ Hati bagaikan raja, dan hati memiliki bala tentara, bila raja itu baik, maka baiklah seluruh bala tentaranya. Dan kalau hati itu rusak, maka rusaklah seluruh bala tentaranya. ( Kanzul Ummal, hadis ke 1205)
Menurut al-Tirmidzi, hati memilik empat stasiun: dada (shard),hati(qalb), hati lebih dalam (fu’ad) dan inti-hati-terdalam (lubb). Keempat stasiun ini saling bersusunan bagaikan sekumpulan lingkaran. Dada adalah lingkaran terluarnya, hati dan hati-lebih dalam berada pada kedua lingkaran tengah,sedangkan inti hati terletak di pusat lingkaran.
Adapun diskripsi dari masing-masing stasiun secara umum diterangkan sebagai berikut :
Dada(Shadr)
Cahaya islam, muslim, pengetahuan tentang tindakan yang benar,Nafs Ammarah Tirani atau memerintahkan kepada keburukan.
Hati(Qalb)
Cahaya iman, mukmin, pengetahuan batiniah, Nafs Lawwamah penuh penyesalan.
Hati-lebih-dalam (Fu’ad)
Cahaya makrifat, Arif (ahli makrifat), penglihatan batiniah, Nafs Mulhamah terilhami
Inti-hati-terdalam (lubb)
Cahaya tauhid, Muahhid (ahli tauhid), sikap illahiah, Nafs Muthma’innah tenteram.
Ketika mata hati terbuka, kita dapat melihat kenyataan yang tersembunyi di balik penampakan luar dunia ini.
Ketika telinga hati terbuka, kita mampu mendengar kebenaran yang tersembunyi dibalik kata-kata yang terucap. Melalui hati yang terbuka, system saraf kita dapat menyesuaikan diri dengan system saraf orang lain, sehingga kita mengetahui apa yang mereka pikirkan dan bagaimana mereka akan bersikap
Untuk mengetahui empat stasiun hati ini, marilah kita liat seperti apa stasiun-stasiun hati ini dan dalil-dalil yang mendukungnya.
SHADR(DADA)
Dalil Al Quran yang mendukung keberadaan stasiun shadr ini antara lain :
QS.Ali Imran:154, yang berbunyi
“ Supaya Allah menguji apa yang ada didalam shard kalian ”
QS.al-Araf:2,
“ Maka, jangan sampai ada kesempitan didalam shard-mu karenanya.
QS.Hud:12,
“ Maka bisa jadi engkau meninggalkan sebagian dari yang diwahyukan kepadamu dan shadr-mu merasa sempit karenanya “
QS.al-Syarh:1,
“ Bukankah Kami telah melapangkan untukmu shadr-mu “
QS.an Nahl:106,
“ Akan tetapi siapa yang shadr merasa lapang dengan kekufuran, maka mereka layakmendapat murka Allah “
QS.al Anam:125,
“ Siapa yang hendak Allah beri petunjuk, Dia lapangkan shadr nya untuk menerima islam. Sementara siapa yang hendak dia sesakkan, dia jadikan shadr nya sempit dan berat.
Dalil-dalil lain yang mendukung shadr ini, ada dalam QS yang lain seperti :
QS.al Hujurat:14;QS.al Baqoroh:112; QS.al Maidah:44;QS.al Shaffat:103,QS.Yunus:84 dan masih banyak lagi dalil yang mendukung stasiun shadr ini.
QALB(HATI)
Adapun dalil-dalil yang mendukung stasiun qalb ini antara lain :
QS.al Hajj:46
“ Sesungguhnya bukan penglihatan ini yang buta, tetapi yang buta adalah hati yang terdapat di shadr “
QS.al Isra’:36
“ Sesungguhnya pendengaran, penglihatan,dan fu’ad semuanya akan ditanya “
QS.al Mujadilah:22
“ Mereka adalah orang-orang yang Allah tuliskan keimanan dalam hati mereka “
QS.al Hujurat:7
“ Akan tetapi Allah membuat kalian menyenangi keimanan dan menghiasinya di hati kalian “
Dan masih banyak dalil yang mendukung tentang keberadaan Qalb ini.
FU’AD (HATI LEBIH DALAM)
Pada stasiun ini, dalil-dalil yang menunjang antara lain sebagai berikut :
QS.al Najm:11
“ Fu’ad beliau tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya “
QS.al Qashash :10
“ Hati ibu musa menjadi hampa.Hampir saja ia mengungkapkan rahasia tentang Musa “
Kata fu’ad adalah turunan dari kata fa’idah (manfaat).Jadi artinya melihat berbagai manfaat dari cintanya. Fuad meraih manfaat dari proses melihat, dan hatinya merasa nikmat dengan pengetahuan yang ada.
LUBB(INTI HATI)
Lubb adalah gunung yang paling agung dan lapisan yang paling selamat.Lubb menjadi factor utama tegaknya agama. Seluruh cahaya kembali kepadanya dan memagari sekitarnya. Beberapa dalil pendukung sebagai berikut:
QS.al Hujurat:7
“ Akan tetapi, Allah membuat kalian cinta kepada iman dan menghiasinya di hati kalian “
QS.al Nahl:67
“ Sesungguhnya pada yang demikian itu anda-tanda kekuasaan Allah bagi mereka yang berakal “
Dan Masih banyak lagi dalil-dalil pendukung tentang kedudukan dari stasiun Lubb ini.

0 Responses to “Biarkan Hatimu Bicara! Al Farq Bayn al-Sadr, wa al Qalb, wa al-lubb Al- Hakim al-Tirmidzi ( 205-320)”